Powered By Blogger
Showing posts with label Jemput Rezeki. Show all posts
Showing posts with label Jemput Rezeki. Show all posts

Monday, July 13, 2020

BIARKAN TUHAN YANG MENILAI


Assalamualaikum wr wb
MUTIARA PAGI

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.

Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

Selamat pagi. Tetap SEMANGAT.


Sunday, July 12, 2020

MELATIH OTOT MENERIMA




Sejak kecil, kita diajari kehidupan untuk meraih dan mendapatkan. Saat masih sekolah, kita diajari agar bisa meraih prestasi

Mendapatkan nilai bagus agar nantinya bisa masuk ke sekolah yang bagus juga. Ya, sejak kecil kita ditempa dengan berbagai cara untuk bisa meraih dan mendapatkan

Lantas, ketika tak bisa mendapatkan, kita pun kecewa.

Termasuk juga saat ingin punya pacar. Secara tak langsung, kita pun dididik untuk mendapatkan cewek atau pria idaman kita

Saat ditolak cintanya atau cinta bertepuk sebelah tangan, merasa sakit, lalu kecewa.

Nah, sebenarnya, tanpa kita sadari kita terlalu terlatih untuk meraih, terlalu terlatih untuk mendapatkan.

Dan sayangnya, kita jarang diajari untuk berlatih menerima. Buktinya, ketika ada sesuatu yang tak sesuai harapan kita, kita jadi sedih, kecewa, bahkan putus asa. Meski kadarnya sedikit

Bukankah, harus seimbang. Saat kita diajari oleh kehidupan untuk meraih dan mendapatkan, kita pun perlu berlatih menerima di saat kita tidak bisa meraih atau mendapatkan sehingga kita pun bisa menerima setiap situasi dan kondisi?

Orang-orang yang hingga sekarang ini merasa punya persoalan dalam hidup dan menjadi menderita, biasanya belum terlatih otot menerimanya.

Belum terlatih rasa penerimaannya.

Saya sendiri sudah begitu banyak mendapat curhatan banyak orang soal hutang. Dan pastinya, masih ada juga persoalan kehidupan lain yang dicurhatkan ke Saya.

Ada juga yang curhat harus punya uang Rp 13 juta dalam waktu 1 minggu. Ini kan semprol namanya kalau bilangnya ke Saya.

Saya bukan bank kok. Ada juga yang minta amalan ke Saya.

Emangnya Saya dukun, ustadz, atau kiai? Minta amalan kok ke Saya.

Kan Saya sudah bilang kalau Saya bukan ustadz ya? Eh, yang tahu kan yang baca status Saya kemarin. Lainnya belum tahu. Hehehehe....

Intinya, begitu banyak orang yang belum terlatih otot menerimanya. Hingga akhirnya, terjadilah kesedihan, kekecewaan, kekhawatiran, dan ketakutan

Itu semua karena belum terlatih otot rasa menerimanya. Dan jika Anda baca status ini, lalu Anda bagikan ke banyak orang, harapannya akan ada lebih banyak orang yang sadar akan hal ini

Masih banyak orang yang perlu berlatih untuk melatih otot menerimanya. Bahkan, Saya sendiri pun juga masih berlatih sampai kapan pun juga

Sebab, hidup di dunia ini adalah tarian kehidupan saja. Apa pun yang terjadi dalam kehidupan kita, itu sudah sewajarnya kita jalani

Bisa saja persoalan datang karena memang ulah kita sendiri atau memang ujian dari Allah. Lantas, bagaimanakah caranya untuk membedakan apakah persoalan itu datang karena undangan kita atau ujian dari Allah?

Jika dalam hidup kita, kita melakukan hal yang aneh-aneh, berpikir, bersikap, dan bertindak yang tidak sejalan dengan sunnatullah, lalu ada persoalan dalam hidup kita, itu adalah undangan kita sendiri

Namun, jika kita merasa sudah melakukan kebaikan, tidak berbuat hal yang aneh-aneh, semasa hidup suka berbagi, dan membantu sesama, lalu ada persoalan dalam hidup kita, maka itu bisa jadi adalah ujian dari Allah agar kita naik kelas

Nah, jika kita sudah belajar dan berlatih melatih otot menerima kita, entah ada persoalan dalam hidup kita, baik karena undangan kita sendiri maupun karena ujian dari Allah, maka kita pun tidak terlalu mempersoalkan sebenarnya

Sebab, kita sudah mulai bisa dan mampu menerima. Di saat penerimaan penuh, di situlah ada rasa ringan, rasa enteng, dan akhirnya kebahagiaan selalu terpancar di dalam diri

Begitu indahnya ketika otot penerimaan kita sudah kuat, maka hidup menjadi lebih damai dan begitu cantik.

Yuk, mulai berlatih untuk melatih otot menerima


KEAJAIBAN KASIH SAYANGMU



Karena bagi seorang pecinta tak ada kata bosan untuk mendengar cerita orang yang dicintai, walau dia telah mendengarnya berkali-kali.

Di suatu hari, Rasulullah SAW pergi ke pasar membawa uang sebesar delapan dirham.
Beliau ingin membeli gamis baru.
Di tengah-tengah perjalanan, Beliau melihat seorang budak perempuan sedang menangis.
Beliau mendatangi budak itu dan bertanya, "Mengapa kau menangis?"

Budak itu pun menjawab, "Aku telah kehilangan empat dirham yang diberikan tuanku untuk membeli sesuatu."

Maka Rasulullah yang memiliki sifat penuh kasih sayang itu langsung memberikan empat dirham kepada budak itu.
"Ambillah empat dirham ini dan belilah barang yang harus kau beli," ucap Rasulullah.

Si budak itu pergi sambil tersenyum setelah mengucapkan terima kasih.

Rasulullah pun melanjutkan keperluannya untuk membeli gamis.

Ketika beliau akan pergi, beliau melihat seorang pengemis.
Maka uang dirham yang tersisa itu, Beliau berikan kepada si pengemis.

Ketika perjalanan pulang, Rasulullah melihat budak wanita tadi sedang menangis lagi, Rasulullah yang heran menghampirinya dan menanyainya, "Apa yang membuatmu menangis? Bukankah kau sudah membeli barang yang kau butuhkan?"

Budak itu menjawab, "Benar, Ya Rasulullah. Aku takut untuk pulang, karena aku takut majikanku akan marah karena keterlambatanku."

Lalu Rasulullah yang mendengar itu berkata "Kau takut dimarahi? Ayo pulanglah bersamaku, aku akan mengantarmu agar majikanmu tidak marah kepadamu."

Setelah sampai di rumah sang majikan, Rasulullah mengetuk pintunya dan mengucapkan salam.

Si majikan yang mana adalah seorang perempuan itu kaget dengan kedatangan Rasulullah, ia pun menjawabnya dengan suara yang pelan.

Rasulullah kembali mengetuk dan mengucapkan salam, si majikan itu kembali menjawab dengan suara yang pelan.

Hingga Rasulullah mengulangi ketukan dan salam itu untuk yang ketiga kalinya, barulah si majikan menjawab dengan suara yang keras.

Ketika si majikan membukakan pintu Rasulullah berkata, "Aku telah mengetuk pintu dua kali, apakah kau tidak mendengarnya?"

Si majikan menjawab "Aku mendengarnya Ya Rasulullah."
"Lalu mengapa kau tidak menjawab?" Ucap Rasulullah.

"Aku menjawabnya, Ya Rasulullah, namun dengan suara yang pelan. Karena aku ingin agar kau mengulanginya sampai tiga kali, agar keberkahan mendatangi rumahku..." Jawab si majikan.

"Apa gerangan sebab kau datang ke sini Ya Rasulullah?" Sambung si majikan.

Lalu Rasulullah berkata, "Aku ingin mengantarkan budakmu ini, dia takut untuk pulang karena keterlambatannya hingga membuatmu marah."

Si majikan kaget dan berkata, "Ya Rasulullah, kau datang kerumahku hanya untuk mengantarkannya?"
"Benar." Jawab Rasulullah.
"Demi Allah aku akan membebaskan budak ini karenamu." Ucap si majikan.

Inilah salah satu cerita tentang kekasih hati, Rasulullah SAW.
Beliau soerang yang begitu dermawan dan murah hati.
Bahkan karena akhlaknya, seorang budak menjadi merdeka.
Tidakkah kau merasa semakin jatuh cinta padanya?




Jadikan kisahnya bukan hanya sebatas kisah yang kita dengar.
Tapi jadikanlah kisah itu sebagai teladan agar mampu menjadi petunjuk kita untuk semakin dekat dengan Beliau.

Tidaklah cinta dibuktikan dengan ucapan, tapi cinta itu dibuktikan dengan perbuatan.


Dikutip dari Ceramah Habib Umar bin Hafidz.

اللهم صل على سيدنا محمد النبي الامي وعلى اله وصحبه وسلم❣


Saturday, July 11, 2020

TUA ITU ANUGERAH




JANGAN takut dan gelisah menjadi TUA karena tua itu suatu kepastian.

JANGAN khawatir menjadi tua karena tua itu bukan hukuman.

Berbahagialah menjadi tua karena tua itu ANUGERAH terindah dari Tuhan.

BERSYUKURLAH kita merasakan Tua, karena mereka yang mati muda tidak merasakan hari tua.
NERSYUKURLAH kita merasakan Tua, karena kita diberikan kesempatan untuk bertobat dan banyak membawa bekal.

BERSYUKURLAH kita merasakan Tua, karena banyak waktu untuk merasakan kebersamaan dengan keluarga, dengan sesama sahabat, dengan alam, bahkan kebersamaan dengan Allah Swt....

 FISIK boleh jadi sudah renta, tapi semangat, ide, pemikiran, karya, dan cita-cita tak pernah menjadi tua. selama masih diberikan kesempatan melihat matahari dan menghirup udara segar di pagi hari, dan merasakan dinginnya malam.

MENJADI tua dan mati adalah sebuah kepastian,
BERANI menghadapinya dengan ikhlas dengan melakukan hal terpuji dan bermanfaat bagi diri, keluarga, sahabat serta masyarakat adalah sebuah tindakan AKHLAQ MULIA YANG BIJAKSANA.

Alhamdulillah
bersama kita nikmati Umur Karunia Allah Swt.


Friday, July 10, 2020

BIARKAN ALLAH YANG MENILAIMU


Assalamualaikum wr wb
MUTIARA PAGI


Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.

Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

Selamat pagi. Tetap SEMANGAT.


Friday, July 3, 2020

BUDAYA JEPANG, BUDAYA KERETA API




Ironis sekali nasib rakyat Jepang. Ketika produk-produk mobilnya merajai pasaran, justru rakyat Jepang tak bisa menikmatinya. Memang, pendapatan per kapita mereka tinggi. Tapi pengeluaran untuk memelihara mobil juga gila-gilaan. Biaya garasi tinggi karena lahan terbatas, ongkos parkir bisa jutaan per bulan, biaya tol yang sepuluh kali lipat dengan Indonesia, serta harga bensin yang bisa mencapai Rp 2.000 per liter.
Oleh sebab itu, angkutan massal cepat (MRT) merupakan solusi. Berhubung lahan terbatas, terpaksa ngerong (masuk ke dalam tanah). Alhasil, di bawah tanah Tokyo berseliweran jalur-jalur kereta api cepat. Selain ketepatan, akses ke segala penjuru menjadi nilai plus mengapa rakyat Jepang memilih naik kereta. Bisa dikatakan sistem perkeretaapian Jepang yang telah berumur lebih dari seabad adalah yang terbaik di dunia.
Pada awalnya, Jepang hanya mengimpor tiga kereta api dari Amerika. Satu unit digunakan untuk transportasi umum, satu unit sebagai cadangan, dan sisanya di-preteli untuk ditiru sebagai contoh.
Dengan ilmu tiru-meniru itu, Jepang berhasil meninggalkan Amerika dalam teknologi perkeretaapian. Kereta api supercepat dan berdaya angkut besar mampu melayani mobilitas masyarakat Jepang yang terkenal gila kerja itu. Itulah sebabnya, penduduk Tokyo antara siang dan malam bisa berbeda banyak. Di malam hari Tokyo dihuni 11 juta jiwa, sementara siang hari 20 juta jiwa. Berarti ada 9 juta jiwa kaum urban berduyun-duyun keluar-masuk Tokyo. Bandingkan dengan kemacetan Jakarta pada pagi atau sore hari di mana perbedaan jumlah warga Jakarta siang hari (11 juta) dan malam hari (9 juta), hanya dua juta! (Kompas, 2-1-1998). Bisa dibayangkan kalau mereka semua menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum semacam bus, seperti di Jakarta, jalan-jalan di Tokyo bakal macet total.
Waktu akhirnya menjadi sangat berarti bagi mereka. Maka tak aneh kalau kita melihat banyak penumpang yang tidur atau membaca dalam kereta. Anehnya, berbeda dengan kereta Jabotabek, mereka tak perlu "berlatih lempar lembing" segala alias bergelantung pada pipa besi pegangan. Begitu tenang dan tanpa guncangan sama sekali. Bahkan beberapa diantaranya sanggup tidur dengan nyenyak!
Ketat dan tepatnya jadwal kereta api membuat orang harus cermat dan hati-hati. Begitu tepatnya, jika terlambat satu menit saja terpaksa harus menunggu kereta berikutnya. Selain itu, di Jepang terlambat lima menit sudah sangat memalukan. Karena itu kita harus tahu dengan pasti naik dan turun di mana, masuk peron mana, serta gerbong nomor dan pintu berapa. Mereka pun dengan tertib antre. Bisa dibayangkan, jutaan manusia setiap hari harus antre, berjalan cepat, dan bertemu dengan manusia lain yang akhirnya membentuk manusia Jepang yang sehat, berbudaya tertib, berdisiplin, kerja keras, suka hidup berkelompok, dan tepat waktu. (Dr. Ir. Soemitro Arintadisastra)

HANCURKAN 3 KATA PENGHAMBAT KEBERHASILAN!!!




1. I Can't (Aku tak bisa)
2. Impossible (Nggak mungkin)
3. I Know (Aku dah tahu)

Kata pertama membuatmu menyerah sebelum mencoba.

Bagaimana kau bisa bilang tak bisa jika belum mencobanya...???

Orang yg mencoba, bisa berhasil, bisa gagal.

Tapi orang yg takut mencoba, dia 100% sudah gagal.
Kalah sebelum perang.

Kata kedua membuat impian tinggimu seolah tak tak bisa tergapai. Padahal adakah yang tak mungkin di dunia ini...???

jika Allah sudah berkehendak?
Teruslah yakin bahwa apa yang bisa kau lihat adalah apa yang kau bisa untuk menggapainya !.

Kata ketiga membuatmu menjadi orang yg menutup diri dari pengetahuan dan pengalaman baru.

Jadilah gelas yg selalu kosong, yang siap menampung mata air hikmah dari mana pun berasal !

Mudah2an dengan itu, kau dan kita Semua menjadi manusia yg optimis, punya visi hidup yg hebat, serta senantiasa menjadi pembelajar sejati.
Tunggu apa lagi ?

SEMANGAT TAK KUNJUNG PADAM

BERKAHNYA NAFKAH





Halal aja nggak cukup. Sebagai orang beriman, kita harus go beyond dalam mencari nafkah. Benar-benar go beyond. Maksudnya, berusaha meraih sesuatu yang lebih baik. Insya Allah.

Pastikan sarat manfaat. Bukan sekedar manfaat.

Usahakan penuh berkah. Bukan sekedar halal.

Apa itu berkah?

Kalau berkah, yah pasti halal.
Kalau halal, belum tentu berkah.

Jadi, apa itu berkah?

BERKAH = BERhasil Karena AllaH

Boleh dibilang, berkah itu:
- adanya ridha Allah
- bersih dan tumbuh
- menentramkan
- mencukupkan

Itulah tanda-tanda atau ciri-ciri berkah.

Salah satu kerisauan saya belakangan ini adalah dijualnya barang-barang yang membuat masyarakat tambah konsumtif. Semakin hari, semakin massif.

Terutama di bulan Ramadhan, yang harusnya orang lebih terkendali hawa nafsunya. Right?

Jujur, dulu saya pun seperti itu, saat berkecimpung di bisnis fashion. Namanya bisnis fashion, ya sudah, saya tampilkan artis-artis kondang. Saya hadirkan desain-desain anyar. Kita mau jualan nih.

Padahal orang-orang itu sudah punya baju. Masih bagus bajunya. Sangat layak bajunya. Tapi karena artis dan desain yang saya tawarkan, akhirnya mereka tertarik untuk membeli dan terus membeli.

Perhatikan baik-baik. Ini bukan lagi soal needs, tapi wants.

Bukan lagi soal menutup aurat, tapi untuk tampil lebih bergaya.

Mereka menjadi konsumtif karena iklan saya. Ya Allah.

Bukannya nggak boleh bisnis fashion. Boleh. Tapi kita harus mengendalikan iklan kita. Jangan sampai orang jadi konsumtif gara-gara iklan kita. Ingat, suatu hari nanti kita akan dihisab.

Begitu pula bisnis makanan. Boleh. Bagus malah. Tapi jangan sampai orang jadi naik kolestrolnya atau kambuh asam uratnya gara-gara makanan kita. Hati-hati, suatu hari nanti kita akan dihisab.

Begitu pula bisnis-bisnis lainnya. Sedemikian banyak barang di luar sana. Sedemikian banyak cara untuk menjual. Sedemikian banyak segmen untuk ditawari. Orang beriman tentunya pandai memilih.

Maka, pilihlah yang sarat manfaat dan penuh keberkahan. Dengan adanya pilihan yang tepat, mudah-mudahan kesibukan kita dalam perniagaan jadi amal semuanya. Penuh keberkahan. Aamiin.


Thursday, July 2, 2020

REZEKI YANG TIDAK DISADARI



Dulu, saya mengira sholat dhuha, sholat tahajjud, membaca Al Qur'an dan membaca zikir itu dapat menjadi penyebab terbukanya pintu rezeki (dapat kekayaan harta).

Padahal justru ibadah-ibadah itu sndiri adalah rezeki.

Karena yg saya pahami bahwa rezeki itu adalah berwujud uang, gaji yg besar, banyak order , banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan di bank, punya banyak aset, seperti kendaraan, properti disana-sini

Intinya rezeki itu adalah: "HARTA"

Namun setelah mencari tahu lebih dalam tentang apa makna rezeki dalam Islam, ternyata saya salah besar

Bahwa ternyata, langkah kaki yang dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rezeki.

Langkah kaki yg dimudahkan untuk shalat berjamaah di masjid adalah rezeki.

Hati yg Allah jaga jauh dari sifat iri hati, dengki, dan kebencian, adalah rezeki.

Punya temen yang sholeh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rezeki.

Saat keadaan sulit serta penuh keterbatasanpun itu juga rezeki, karena mungkin jika kita dalam keadaan sebaliknya justru akan membuat kita condong bersikap kufur, sombong, angkuh dan bisa lupa diri.

Punya orang tua yang sakit-sakitan, ternyata itu adalah rezeki, karena itu merupakan ladang amal pembuka pintu surga bila kita tulus Ikhlas mengurusnya.

Tubuh yang sehat adalah rezeki.
Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rezeki karena sakit adalah penggugur dosa.

Dan mungkin akan ada jutaan list lainnya bentuk2 rezeki yang kita tidak sadari.

Suami istri dan anak2 sehat itu rezeki, anak-anak dapat bersekolah lancar itu rezeki.

Hidup rukun sama tetangga itu juga rezeki.

Bahkan bila Anda mendapatkan kiriman kajian tausiah keagamaan yg mengajak dan mengingatkan tentang kebajikan, itu juga rezeki, karena Anda akan mendapatkan ilmu darinya.

Justru yang harus kita waspadai adalah ketika hidup kita serba berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kesenangan, padahal begitu banyak hak Allah yang belum mampu atau tidak kita tunaikan

KEJUJURAN



Berbohong tidak hanya membuat kita tak bisa dipercayai lagi namun juga membuat diri kita mulai tak bisa mempercayai orang lain. Kebohongan adalah Penyakit Hati. Obati Hati dengan cara: "Berani dan Tegas untuk Memilih yang Baik". Ketika kita Mencintai, Jujurlah pada diri. Jadi diri sendiri, jangan biarkan mereka jatuh cinta pada seseorang yg bukan diri kita. Apapun yang diawali dengan pura2, akan berakhir dengan Kecewa. Jujur akan selalu lebih baik. Berbohong hanya memberi Kesenangan Sesaat, karena pada akhirnya diri kita sendirilah yang Tersakiti. Jadilah pribadi yang JUJUR. Hal yang Penting dalam Membina Persahabatan Sejati adalah Kejujuran, Ketulusan dan Kerendahan Hati. Semakin Kuat Memelihara Kejujuran, Semakin Kesar Kemungkinan Keberhasilan dan Keberuntungan Menghampiri. Hargai diri kita dengan Menghormati dan Jujur terhadap diri sendiri. Bicaralah dengan hati kepada diri kita sendiri. Dasar yang harus ada dalam suatu hubungan adalah Kejujuran Hati, Ketulusan, dan Saling Menerima Kekurangan masing2. Salam Kejujuran.

Sunday, June 28, 2020

AFIRMASI DIRI DARI KEBERLIMPAHAN




Assalamualaikum sahabat,
Sebelum kelas dimulai, silahkan ucapkan 5 kalimat ajaib dulu
1. Rezeki itu NYATA
2. Rezeki itu MUDAH
3. Rezeki itu SEDERHANA
4. Rezeki itu MENYENANGKAN
5. Rezeki itu datangnya SECARA CEPAT, AJAIB, SEKETIKA, & MENAKJUBKAN
Ulangi minimal 3x

Sebelum mengucapkan dan setelahnya tarik nafas dan buang nafas 1 x

Sudah?

Baik, kita mulai ya
Pada dasarnya, setiap orang sudah diberi jatah rezeki sendiri-sendiri. Namun, tak banyak orang yang sadar bahwa rezekinya itu sebenarnya berlimpah.
Kenapa bisa begitu?

Ya, karena ada tameng di dalam diri kita. Ada si ngeyel atau biasa disebut mental blok. Meski ingin punya banyak uang, tapi merasa susah mendapatkan.
Meski ingin hutang lunas, tapi sulit membayarnya. Itu semua karena pengaruh dari didikan kita sejak kecil. Entah kita sadari atau tidak.

Bisa karena didik orang tua, teman bergaul, lingkungan, atau apa pun.

Contoh mental blok atau si ngeyel adalah,  “kamu itu nggak bakalan kaya,” “kita itu keturunan orang miskin,” “Cari uang itu susah,” “Mana bisa hutangnya lunas? Hutangmu gede banget lho,”,”uang itu sumber malapetaka,” dsb.

Nah, kesalahan-kesalahan konsep itulah yang tanpa kita sadari membuat diri kita itu sulit rezeki. Meski bekerja mati-matian, ya tetap saja hasilnya segitu-gitu saja.

Dan tanpa disadari banyak yang tidak suka dengan orang kaya. Dianggap orang kaya itu pelit, sombong, angkuh, dan anggapan-anggapan buruk lainnya.

Selanjutnya, jarang orang yang berdamai dengan uang. Boro-boro berdamai, malah musuhi iya, tanpa disadari.

Salah satu bentuk memusuhinya adalah punya anggapan bahwa cari uang itu sulit, rezeki itu seret, dan sebagainya

Dan kali ini, Saya akan bahas bagaimana cara menjadi *magnet uang* dengan uang yang kita punya. Sebenarnya ini sudah saya share di youtube

Namun, sepertinya masih banyak yang belum memahaminya dengan baik. Ada yang sudah praktek dan berhasil, tapi ada juga yang belum berhasil. Lalu, letak kesalahannya di mana?

Kesalahannya bukan saat praktekknya, tapi di pikiran dan perasaannya. Jika saat melakukannya masih ada rasa ngeyel (mental blok), nah itu yang menghambat.

Atau *terlalu berharap yang teramat* setelah melakukannya, tiba-tiba, uang nanti bisa datang secara cepat.

Ingat, terlalu berharap itu adalah salah satu dari sumber energi negatif

Baiklah, kita langsung mulai praktek *menjadi magnet uang* dengan uang yang kita miliki. Jika sahabat saat ini sempat praktek dan sedang mengikuti materi ini, silahkan praktek

Siapkan uang dengan nominal terbesar yang sahabat miliki. Boleh satu lembar, boleh beberapa. terserah

Saya tunggu ya

1 menit saya beri waktu untuk memeprsiapkan uangnya

Sudah siap?

Ok, pertama. Pegang uang sahabat masing-masing

Lalu, amati dengan seksama. Perhatikan uangnya

Kemudian, bersyukurlah kepada Allah terlebih dulu bahwa Sahabat masih memiliki uang saat ini

Terima kasih ya Allah, atas uang yang saat ini masih aku miliki. Engkau begitu Maha Kaya dan Berlimpah

Rasakan keberlimpahan di dalam diri sahabat masing-masing

Rasakan bahwa diri sahabat benar-benar berlimpah

Lalu, ucapkanlah terima kasih pada uang yang sahabat miliki dnegan setulus hati. Ingat, uang adalah energi. Dan perlu sahabat pahami bahwa uang termasuk makhluk

Saturday, June 27, 2020

MOTIVASI UNTUK DIRI SENDIRI



CUCIAN TETANGGA....."

Sepasang suami istri muda menempati rumah di sebuah kompleks perumahan.

Suatu pagi sambil sarapan, si istri menatap keluar melalui jendela kaca dan melihat tetangganya sedang menjemur baju.

Lalu si istri berkata kepada suaminya : "lihat Pa.., cuciannya kelihatan kurang bersih ya; sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur baju, selalu saja si istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci bajunya.

Seminggu berlalu...............

Dipagi yang sama si istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat bersih cemerlang.

Lalu si istri berkata kepada suaminya : "Lihat Pa...., sepertinya dia telah belajar bagaimana cara mencuci dengan benar.
Pagi ini cuciannya sudah bersih; mungkin dia melihat hasil cucianku yang bersih".

Lalu si suami berkata :
"Ma..........................Papa bangun lebih pagi hari ini untuk membersihkan jendela kaca kita".

Si isteri terkejut dan sangat malu mendengar jawaban suaminya.
Dia malu telah mencerca tetangganya selama ini tidak bersih mencuci baju, padahal kaca jendelanya yang kotor.

Begitulah kehidupan......,

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran kita;lewat jendela mana kita memandangnya.
Jika kaca jendela yang kita pakai kotor, sudah pasti apa yang kita lihat didepan akan kotor juga.

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika pikiran kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika perkataan kita bersih, maka bersih pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.

Itulah sebabnya orang tua kita selalu berpesan :
"jaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan"

Yaahh........................
Selayaknya kita menjaga itu; sebab seburuk apapun baju yang kita pakai tidak akan melukai orang lain. Tapi lidah dan sudut pandang yang kotor dapat melukai bahkan menghancurkan orang lain !!

Lalu..........,
apakah kaca jendela kita sudah bersih hari ini??

Semoga illustrasi ini bermanfaat. Terlebih kadang kita menganggap diri kita selalu lebih baik dari orang lain.

Semangattt....Yakini setiap hari adalah hari terbaik....😊

#janganlupabahagiaDanbersyukur

Friday, June 26, 2020

PERBAIKI PIKIRAN DAN SIKAP ANDA MAKA HIDUP ANDA AKAN BERUBAH




Kehidupan adalah 10% apa yang terjadi kepada kita dan sekitar kita. 90% adalah bagaimana kita bereaksi terhadap apa yang terjadi kepada kita dan sekitar kita.

Reaksi kita adalah SIKAP kita. SIKAP kita karena PIKIRAN kita.

SIKAP kita 90% menentukan dan berperan dalam kehidupan masa lalu dan masa depan kita.

SIKAP kita juga dipengaruhi oleh PIKIRAN dari wawasan dan pengetahuan yang kita miliki.

Kita sendiri yang menentukan SIKAP kita. Kita sendiri yang menentukan cara berpikir kita.

Sikap kita kadang reaksi spontan yang tidak kita sadari, kebiasaan yang melekat pada diri kita.

Pikirkan, renungkan dan catatlah sikap-sikap negatif yang harus kita ubah, sikap-sikap yang menghambat interaksi kita dengan orang lain serta sikap-sikap yang menghambat kita untuk maju. Dapatkan juga masukan dari orang lain yang mengenal kita dan ingin kita berubah.

Dengan terus menerus memperbaiki cara berpikir dan sikap kita kearah yang positif dan lebih baik maka hidup kita pun akan menjadi bertambah positif dan bertambah baik.

Perbaiki PIKIRAN dan SIKAP anda maka hidup anda akan berubah!

====
Telegram Channel : @motivasindo

MENGATASI RASA BOSAN



Tamu : "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"

Pak Tua : "Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."

Tamu : "Kenapa kita merasa bosan?"

Pak Tua : "Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki."

Tamu : "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"

Pak Tua : "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya."

Tamu : "Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"

Pak Tua : "Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"

Tamu : "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua."

Pak Tua : "Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."

Tamu : "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"

Pak Tua : "Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya."

Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.

Tamu : "Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?"

Pak Tua : "Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan."

Tamu : "Contohnya? "

Pak Tua : "Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu."
Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.

Tamu : "Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaibanpun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?"

Sambil tersenyum Pak Tua berkata:
"Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria."

===
Telegram Channel : @motivasindo

SEMUA ORANG BISA KAYA JIKA TAHU CARANYA

Orang kaya memiliki cara berfikir, cara melihat, cara mendengar, cara berbicara, cara bersahabat, cara bekerja, cara mengatur waktu dan cara menghasilkan uang yang sangat amat jauh berbeda dengan rata-rata orang.

Orang kaya di dunia hanya 5 % dari penduduk dunia dan orang super kaya hanya 1 % dari 5 % orang kaya di dunia.

Orang kaya dan super kaya yang mampu menguasai ekonomi dan pergerakan ekonomi 95 % penduduk dunia.

Pertanyaannya adalah, cara berfikir, cara melihat, cara mendengar, cara berbicara, cara bersahabat, cara bekerja, cara mengatur waktu dan cara menghasilkan uang seperti apa yang ternyata mampu membuat mereka sampai di puncak piramida dunia saat ini?

Dan apakah kita bisa memiliki kemampuan cara-cara seperti mereka? Apakah ada kemungkinan kita bisa menjadi amat sangat kaya raya seperti mereka?

Jawabannya pasti bisa !

Karena sebagian besar mereka telah dan terus berbagi ilmu, pengetahuan, pengalaman dan cara mereka mencapai kesuksesan. Kita bisa mempelajarinya dari buku, video, audio book, seminar, pelatihan, website, blog, youtube dan lain lain. Pastikan anda belajar dari ahlinya.


Seberapa besar keinginan, kemauan, usaha dan pengorbanan anda untuk mempelajari, berlatih, menguasai dan mempraktekannya akan menentukan diri anda akan menjadi orang kaya atau super kaya seperti mereka.


PERCEPATAN SINKRONISASI DAPODIK, LPJ BOS TAHAP I, II 2020 DAN PENGISIAN RAPOR MUTU TAHUN 2019

Menindaklanjuti surat Dirjen Pauddasmen Nomor 7160/C/KU/2020 hal Persiapan Penyaluran Dana BOS tahap III Tahun 2020, Surat Pemberitah...