Bismillahirrahmanirrahiim. La`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd Aamiin... 3x
Monday, December 23, 2019
ANAKMU RANKING SEKOLAH?
Saya termenung, dan berpikir. Dalam perjalanan saya sebagai guru dan pengamat pendidikan, tuntutan memperoleh ranking lebih sebagai beban anak daripada prestasi.
Banyak anak telah direnggut masa kanak-kanak mereka, justru oleh orang tuanya. Mereka kehilangan watu bermain diusia kanak-kanak karena mengejar ambisi orang tua, sekolah berprestasi, ranking dikelas, dan menjadi terbaik di kelas. Pagi sampai siang, anak belajar disekolah, pulang sekolah tidak sempat istirahat anak les bimbingan belajar (bahkan disekolah-sekolah pun sudah ada bimbingan belajar setelah pulang sekolah), kemudian les Mandarin, les melukis, les music, les Inggris,dsb.
Seabrek kegiatan dari hari senin sampai sabtu. Di rumah masih diwajibkan belajar. Waktu sangat padat, semua agenda tersusun rapi.
Melihat kegiatan anak seperti itu, saya bertanya diri, apakah itu yang disebut disiplin ataukah itu lebih tepat robot? Rutinitas anak seperti itu banyak saya jumpai diantara orang tua obsesif, meyakini rangking kelas akan berbanding lurus dengan kesuksesan masa depan anak.
Tidak selalu demikian. Pengalaman dan pengamatan terhadap para siswa dan sahabat-sahabat saya yang saat ini telah memasuki dunia kerja menunjukkan justru siswa yang saat disekolah kemampuan akademis biasa-biasa saja bisa memiliki kehidupan ekonomi yang progresif. Mereka adalah siswa yang menikmati masa masa sekolah dengan aktivitas social, pergaulan yang baik, emosi yang altruis dan aktif dalam organisasi.
Mereka memiliki rasa percaya diri yang dibentuk dari proses pergaulan dan social. Mereka lebih realistic memandang kehidupan. Mereka lebih cerdas mencari jalan keluar saat menghadapi tantangan dan kesulitan. Mereka menikmati hidup sesuai dengan perkembangan usianya.
Dan sebenarnya, mereka lebih banyak terdidik sejak kecil ilmu agama dan akhlak.
Sehingga pada suatu ketika, betapa sedihnya hati saya karena pernah mendapatkan beberapa anak kelas 5 SD tidak bisa sholat dan mengaji. Dan seorang pelajar SMP yang berpretasi di sekolahnya namun sering ikut tawuran sehingga membuat sang ibu menangis bila menjemputnya di polsek.
Bapak, ibu, sahabatku..
Hidup Tidak Harus Juara 1
Barangkali pengamatan saya ini terlalu sederhana dan terlalu dini untuk menarik kesimpulan tersebut. Tetapi jelas tidak bisa disangkal, hidup ini tidak harus menjadi juara.
Kesuksesan itu bukan diukur dengan juara kelas atau rangking 1, melainkan dari sehebat apa dia menjalani agamanya, berbakti pada kedua orangtua dan sejauh mana bisa menikmati kegembiraan dalam apa yang dilakukan. Itu saja, dan itu cukup.
Saya percaya, jikalau anak mengerti hak dan kewajibannya terhadap Agama dan kedua orangtuanya, mereka pasti akan membanggakanmu di dunia dan akhirat.
Tidakkah kamu bermimpi, kelak kamu dipakaikan oleh Tuhan dengan mahkota yang terbuat dari berlian dan disaksikan seluruh alam karena telah berhasil mendidik anakmu menjadi anak yang sholeh dan sholehah.
Dari kejauhan, Sungguh saya lebih mendoakan anakmu menjadi anak yang sholeh dan sholehah yang bisa membanggakanmu sebagai investasi akhiratmu.
- Muhammad Assaewad MA -
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
PERCEPATAN SINKRONISASI DAPODIK, LPJ BOS TAHAP I, II 2020 DAN PENGISIAN RAPOR MUTU TAHUN 2019
Menindaklanjuti surat Dirjen Pauddasmen Nomor 7160/C/KU/2020 hal Persiapan Penyaluran Dana BOS tahap III Tahun 2020, Surat Pemberitah...
-
TUGAS KEPALA SEKOLAH DIMASA PANDEMI COVID-19 1. SIKAP AMONG DARI KEPALA SEKOLAH Among, yakni guru sebagai pamong pembelajaran darin...
-
BELAJAR DARI RUMAH MELALUI PEMBELAJARAN JARAK JAUH Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 ; 1. Memberikan pengalaman...
-
DOWNLOAD SURAT KADISDIK KAB. ALOR NOMOR 1683/um.003/Pend/VII/2020 TENTANG PEMBERITAHUAN PERUBAHAN MANJEMEN DANA BOS TAHUN 2020 klik D...
-
Ketika Zulaikha mengejar cinta usuf, makin jauh Yusuf darinya. Ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf kepadanya....
-
Dengan hormat kami sampaikan, bahwa sesuai Permendikbud Nomor 46 tahun 2019, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan bertugas menyalurka...
-
SK KADISDIK KAB. ALOR PERUBAHAN NOMENKLATUR PAUD, TK, SD DAN SMP NEGERI DI KABUPATEN ALOR TAHUN 2020Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor mengatakan bahwa Perubahan Nomenklatur Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah D...
-
DOWNLOAD PERATURAN BUPATI ALOR NOMOR 18 TAHUN 2019 TENTANG UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH SATUAN PENDIDIKAN FORMAL PADA DINAS PENDIDIKAN...
-
DOWNLOAD SURAT KADISDIK KAB. ALOR NOMOR 1886/PEND.420/PEND/VII/2018 TENTANG MEKANISME PENULISAN NOMOR INDUK SISWA (NIS) klik DISINI ...
-
DOWNLOAD WAJAH BARU SISTEM PENDIDIKAN DI ERA KENORMALAN BARU KLIK DISINI
-
Mekanisme Dan Prosedur Penambahan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Baru Di Sekolah Induk dengan tahapan-tahapan antara lain: 1. S...


No comments:
Post a Comment